Semangat Bisnis Orang Tionghoa
Agustus 17, 2008 at 4:47 pm gardutroso 4 komentar
Oleh: Istijanto Oei
Orang Tionghoa pada dasarnya tidak pasrah begitu saja pada nasib. Baginya, kondisi hidup bisa berubah asal bekerja keras. Jangan heran kalau sudah bekerja, orang Tionghoa sering lupa waktu bahkan lupa makan. Semanga bisnis begitu kuat mengalir dalam nadi darahnya.
Saya bisa ceritakan bagaimana toko kami pada awalnya selalu buka pada hari Minggu bahkan hari besar sekalipun. Ini bukan berarti suatu paksaan tetapi semangan yang muncul dari dalam diri untuk membesarkan toko. Pertimbangannya sederhana, mengapa harus berdiam diri di rumah kalau bisa membuka toko tanpa harus menutupnya?
Semangat bisnis tetap menyala baik dalam situasi gagal maupun sukses. Kegagalan membuka suatu toko akan disikapi secara positif. Kalau mereka gagal, tidak kemudian berputus asa. Yang dilakukan adalah mencari kemungkinan akar penyebabnya. Apakah mutu barang dagangannya jelek, harganya terlalu mahal, lokasinya tidak strategis, layanannya buruk atau kalau bersaing dengan toko sejenis. Atau memang kondisi bisnis sedang lesu? Pertanyaan-pertanyaan inilah yang dipikirkan jawabannya. Mengapa? Karena mereka sangat ”menikmati” pekerjaan membuka toko. Membuka toko seolah menjadi profesi tunggal.
Dalam benak mereka, yang dinamakan bekerja adalah membuka toko, toko, dan toko. Kalau gagal berdagang, bukan berarti harus pindah pekerjaan. Yang patut dilakukan adalah mengubah dagangannya, memindah lokasinya, menyesuaikan harganya, mempromosikannya, dan sebagainya. Yang terpenting mereka akan mencoba lagi!
Itulah sebabnya orang Tionghoa suka belajar dari pengalaman. Sepeti ungkapan populer, pengalaman adalah guru yang terbaik. Demikian orang Tionghoa akan memperbaiki kesalahannya dari pengalaman. Melakukan kesalahan sekali cukup baginya. Selanjutnya, mereka akan berhati-hati dan menjadi lebih lihai.
Dinukil dari buku ”Rahasia Sukses Toko Tionghoa”
Entry filed under: Nukilan Buku. Tags: bisnis, rahasia, semangat, sukses, tionghoa, toko.
4 Komentar Add your own
Tinggalkan Balasan
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed

1.
Muhammad Taufiq | Agustus 22, 2008 pada 4:13 pm
Give the best!
2.
robbyalaska | November 2, 2008 pada 8:04 am
kunjungan balik, makasih telah berkunjung.
eh ngomong2 punya blogspot gk, buat do….ng biar bisa ngbrol lewat blogs Q.
semangat adalah keteladanan membuat kepercayaan diri.
ok? berkunjunglah ke tempat Q
3.
Zhang | Februari 19, 2009 pada 4:20 am
Thanks artikelnya
4.
angga | Juli 12, 2011 pada 7:41 am
Good artikel, ada artikel mengenai pengalaman bisnis tidak?