Posts filed under ‘inspirasi’
TENUN (WOVEN MESH) CLOTHES
Every ethnic and tribes in East Nusa Tenggara Province have their own language with more than 100 dialects, and their own custom, culture, and art forms. This explains the variety and diversity of the pattern and ornament of traditional tenun in the province. Every tribe has their own type of ornament featuring mythological characters, animal, plants, and their personal abstract patterns inspired by their belief in the power of The Almighty
Tenun in East Nusa Tenggara is a craft preserved and inherited from generation to generation. The pattern of the tenun serves as the identification and characteristic of certain tribe. Member of the tribe will proudly wear their own tenun. Tenun or the traditional textile of East Nusa Tenggara has many traditional functions including : (lagi…)
Obyek Wisata Pantai Kartini Jepara Jawa Tengah
A. Selayang Pandang
Pantai Kartini adalah obyek wisata alam yang cukup terkenal di Kabupaten
Jepara, Propinsi Jawa Tengah. Pantai seluas kurang lebih 3,5 hektar ini memiliki pemandangan alam yang indah. Keberadaannya didukung pula oleh obyek wisata Pulau Panjang dan Pulau Karimunjawa yang terletak tidak jauh dari lokasi pantai. Menurut cerita yang berkembang di masyarakat, pada zaman dulupantai
ini sering digunakan sebagai tempat bermain dan bersantai R.A. Kartini
dan keluarganya. Karena alasan itulah, pantai ini kemudian diberi nama
Pantai Kartini.
B. Keistimewaan
Pantainya yang bersih, kualitas airnya yang jernih, ombaknya yang relatif kecil,
udaranya yang segar, hamparan pasir putihnya yang luas, dan terumbu
karangnya yang cantik, merupakan daya tarik tersendiri bagi obyek
wisata Pantai Kartini. Dengan kondisi pantai yang seperti ini,
pengunjung dapat melakukan berbagai aktivitas seperti berenang, sepak
bola, dan jalan-jalan. (lagi…)
Budayakan Memakai Kain Tenun
Kepedulian terhadap kain tradisional amat sangat penting tertanam dalam diri setiap bangsa Indonesia. Namun, tidak sekadar itu, bentuk kepedulian juga perlu ditunjukan dengan menggunakan dan mempromosikan berbagai jenis kain tradisional, salah satunya kain tenun.
Coba lihat gambar di atas. Gambar tersebut merupakan salah satu baju tradisional khas melayu yang dikenal dengan nama baju kurung/ teluk belanga. Pada bagian pinggang si laki-laki terdapat kain yang mengikat, sekaligus penambah keindahan dan keanggunan dari pakaian tradisional tersebut. Kain itu adalah kain tenun sambas. Indah bukan?
Adanya kombinasi kain tenun dalam berpakaian merupakan salah satu upaya penting dalam memelihara kepedulian kita, sekaligus dapat menjadi sarana promosi keelokan. Seperti saat Anda mendatangi acara pernikahan atau merayakan hari besar, alangkah lebih baiknya jika Anda mempergunakan kain tenun, walaupun hanya sebatas selendang. (kainikat)
Komunikasi Melalui Kain
Selembar kain bukan hanya menyimpan keindahan dalam dirinya, tetapi juga menyingkap identitas masyarakat yang melahirkan dan memakainya.
Meskipun menggunakan teknik pembuatan yang sama, tetapi ragam hias memuat cerita berbeda. Lebih dari seratus kain yang dipamerkan dalam ASEAN Textiles Exhibition, Similarities and Differences di Museum Tekstil Jakarta, Jalan KS Tubun, 9-31 Desember 2010, memperlihatkan kesamaan, tetapi juga perbedaan. (lagi…)
Johanna Maria Pattinaja, Pelestari Kain Tenun Ikat
Tahun 1961 merupakan masa penuh kenangan manis bagi Johanna Maria Pattinaja (73). Tahun itu sekaligus menjadi awal bagi dirinya mengoleksi kain tenun ikat tradisional Nusa Tenggara Timur. Johanna sangat mencintai salah satu aset budaya bangsa itu.
Saat Tim Ekspedisi Jejak Peradaban NTT menemui Johanna di Hotel Sao Wisata, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, beberapa waktu lalu, gurat kelelahan terlihat pada wajahnya karena baru menempuh perjalanan panjang Jakarta-Denpasar-Flores. Saat topik pembicaraan menyinggung kain tenun NTT, Johanna langsung bersemangat, seakan rasa lelah itu sirna. (lagi…)
Kain Tenun Gringsing : Warisan Budaya Bali
Ada sebuah desa yang sangat unik dan menarik, kurang lebih 17 kilometer dari kawasan wisata Candidasa, Kabupaten Karangasem, Bali. Tenganan, demikian nama desa itu, atau biasa disebut Bali Aga (Bali asli).Menurut sejarah, masyarakat yang tinggal di Desa Tenganan ini adalah suku asli Bali yang tetap mempertahankan pola hidup tradisioanal sampai saat ini. Ketaatan masyarakat pada aturan tradisional desa yang diwariskan nenek moyang mereka secara turun temurun menjadi sebuah benteng kokoh dari pengaruh luar. (lagi…)
Toko Tenun “Jangan Lupa”
Sore hari itu bukan hari istimewa. Seperti sore hari yang sudah-sudah, tidak ada sesuatu yang khusus, mobil-mobil selalu berdatangan, bahkan parkir berlama-lama di toko tenun yang terletak di kawasan Kemang Timur, Jakarta. Yang membedakan hari itu, berkarung-karung bahan tenun dari Pekalongan baru saja diturunkan dari mobil bak terbuka. Lalu, karung-karung tadi dibawa ke belakang dan dibentangkan lebar-lebar oleh si penjaga toko, demi memastikan kondisi bahan-bahan tenun yang baru datang ini. Rupanya, aksi kesibukan itu menjadi pemandangan umum di salah satu toko tenun yang memfokuskan diri pada desain interior rumah. Nama toko ini sangat jenaka, sederhana, dan mudah diingat, karena bernama Ojolali (jangan lupa). (lagi…)



Komentar Terakhir