TROSO
Sekilas Tenun Troso
Sentra tenun ikat tradisional di Troso merupakan salah satu industri kecil yang memiliki peluang dikembangkan sebagaimana mebel ukir. Meski tidak semaju 1990-an, industri itu tetap memberikan kontribusi dalam pengembangan ekonomi masyarakat Troso dan Jepara pada umumnya. Pada 1997-1998, industri tenun ikat troso terpuruk. Itu tidak lepas dari kondisi perekonomian nasional yang yang memburuk. Akan tetapi, industri yang mengandalkan mesin tradisional itu tidak berarti mati. Pada 2000, industri kerajinan itu mulai bangkit lagi. Pada masa keemasannya hampir setiap rumah di Desa Troso memiliki mesin tenun. Pada 1998 tercatat ada 165 unit dan 2001 turun menjadi 96 unit. Sekarang, jumlah mesin tenunnya meningkat lagi, 114 unit. (Suara Merdeka, 05 Juli 2004).
Meski volume penjualan menunjukkan kecenderungan fluktuatif, tetapi sampai sekarang tenun Troso masih tetap berkibar sebab proses pemasaran tetap berjalan baik. Tidak ada kendala dalam proses produksi. Tidak ada kesulitan menyangkut desain produk maupun peningkatan kualitas. Kualitas produksi relatif baik dan diterima pasar. Tidak ada limbah produksi, sedang tenaga kerja terampil cukup tersedia dan mudah didapat. Namun, UKM tenun Troso mempunyai banyak kelemahan, seperti mayoritas perusahaan perorangan, antara lain terbatasnya modal, belum pernah mendapatkan pembinaan dalam bidang pengelolaan keuangan, pengelolaan sumber daya manusia, dan pemasaran. Sistem pembayaran atas penjualan produk masih secara kredit hingga peralatan produksi masih tradisional. (Harian Kompas, 14 Mei 2007)
Pemasaran produk kerajinan tenun Troso, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah hingga kini masih terfokus pasar domestik, padahal potensi untuk memasarkan produk ini ke luar negeri sebenarnya terbuka. (Kapanlagi.com, 25 September 2006)
Kain Troso dibuat dengan alat tenun tradisional (non-machine). Proses produksi dari benang menjadi kain yang mempunyai nilai seni tinggi dilakukan dengan ketrampilan yang diwariskan turun-tenurun oleh masyarakat desa Troso Kabupaten Jepara.
Tenun Troso menghasilkan kain jenis misris, antik, sutra dan natural dengan berbagai corak. Salahsatu keistimewaan tenun Troso adalah mempu mengadaptasi berbagai corak dari berbagai budaya baik nasional maupun internasional.
Rekaman Produksi
12 Komentar Add your own
Tinggalkan Balasan
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed





1.
joko irwanto | Juli 19, 2008 pada 3:41 am
kami menawarkan kerja sama untuk webnya kami link ke jatengbisnis.com untuk 1th,kami hanya cash 200rb per tahun dibenner depan.trmksh
2.
MBRPutra-Art | Desember 23, 2008 pada 9:58 am
klo mau pesen dari luar kota. biaya kirimna gimana pak??
3.
Muhammad | Desember 29, 2008 pada 4:27 am
Biaya kirim bisa hubungi kami lewat SMS pak. Tergantung pesanannya.
4.
I Dewa Gede Sutarjana | September 15, 2009 pada 11:36 am
troso memang cantik dengan industri kecilnya.. khususnya untuk hasil kerajinan tenun sutra.., cuma kayaknya perlu promosi lagi sebab belum banyak dikenal dengan hasil sutra alamnya…
bravo troso.. see you next!!
5.
qonita | Februari 22, 2010 pada 5:49 am
1. utk sarung bantalan daybed/bale2, apa plus minus troso vs tenun pekalongan vs blacu
2. bisa utk gorden?
3. bisa minta sample bahan dan pricelist?
6.
Muhammad | Februari 23, 2010 pada 2:16 am
1. Sulit untuk membandingkan ketiganya untuk produk kerajinan tangan. Namun di Troso, kerajinan tenun sudah menjadi ketrampilan turun-temurun dan mampu mengadaptari corak luar daerah.
2. Ada berbagai kain tenun yang bisa diolah menjadi gorden.
3. Info sampel bahan dan harga silakan kontak via SMS 081326338733
7.
noor | April 25, 2010 pada 12:46 am
saya mau pesan kain bbrp meter tenun troso, yg halus, tdk ciut & tdk luntur. utk rok muslim. bisa kirim potongn2 sample pak? trimaksh
8.
Muhammad | Mei 16, 2010 pada 2:19 am
Terima kasih pesanannya yang lewat sms bu. Barang sudah dikirim…
9.
barok | April 28, 2010 pada 5:55 pm
mlaku-mlaku neng jeporo
ojo lali mamper karimun jowo
oleh-oleh e gowo tenun troso
tenun has songko jeporo
kanggo sederek lan keluargo
ben atine podo tresno
10.
mbahseron | Agustus 26, 2010 pada 9:30 am
wealah asek tenan ndan vvvvvvvbagi bagi ilmune dung
11.
keycool | Desember 28, 2010 pada 9:00 am
baguuuuusss……
12.
tenun troso | April 20, 2011 pada 2:47 pm
sukses pak….. semoga saya bisa menirukan kesuksesan bapak!